Tentang hosting untuk landing page di HostingWebsite
Landing page HTML statis, atau WordPress dengan Elementor/Bricks, berjalan baik di paket Hemat Rp36.000/tahun (2 website), atau Starter kalau kamu butuh beberapa varian A/B. LiteSpeed dan LSCache menyajikan halaman dari memori, aset diambil dari NVMe, dan HTTP/3 serta Brotli sudah aktif. Dengan gambar yang dioptimasi, skor PageSpeed di atas 90 bukan target yang sulit.
Kalau iklanmu menghasilkan ribuan klik per hari, atau kamu mengelola banyak landing page klien, pakai cloud hosting Rp75.000/tahun. Resource-nya terjamin, paket Professional memuat unlimited website, dan staging bisa dipakai untuk menyiapkan varian uji.
Pixel Meta, Google Tag, dan TikTok dipasang seperti biasa. Form bisa diteruskan ke WhatsApp, email, Google Sheets, atau webhook n8n. Untuk microsite kampanye, domain .my.id/.biz.id gratis di tahun pertama untuk paket Plus ke atas.
Core Web Vitals di landing page biasanya kalah di dua tempat. LCP lambat karena gambar hero berukuran beberapa megabyte atau slider, padahal satu gambar WebP dengan dimensi yang pas sudah memadai. INP memburuk karena skrip pihak ketiga menumpuk: pixel tiga platform, chat widget, heatmap, ditambah font eksternal. Pasang skrip yang memang dipakai untuk optimasi iklan, tunda sisanya sampai halaman selesai dimuat, dan pakai font sistem atau satu font yang di-host sendiri.
Sebelum iklan dinyalakan, buka halamannya dari HP dengan koneksi seluler, bukan Wi-Fi kantor. Periksa juga apakah event pixel terkirim dua kali; ini sering terjadi kalau pixel dipasang lewat plugin dan Google Tag Manager bersamaan, dan akibatnya angka konversi di dashboard iklan membengkak. Setelah kampanye selesai, hapus atau rawat halaman lamanya. Landing page yang terlupakan dengan plugin usang sering menjadi pintu masuk malware.
