Hosting Website Berapa Biayanya? Rincian Lengkap untuk Setahun
Hosting website berapa biayanya? Rincian per tahun: hosting Rp36.000–125.000, domain mulai Rp36.300, SSL dan email gratis, plus hitungan untuk 3 tahun.
Diperbarui 7 November 2026 · Tim HostingWebsite
Pertanyaan yang paling sering masuk sebelum orang membuat website: hosting website berapa biayanya? Untuk website profil atau blog, siapkan sekitar Rp72.300 sampai Rp96.000 per tahun, sudah termasuk domain. Di bawah ini rinciannya, supaya kamu tahu mana yang memang perlu dibayar dan mana yang seharusnya gratis.
Komponen biaya website
| Komponen | Biaya per tahun | Catatan |
|---|---|---|
| Hosting shared | Rp36.000 – Rp120.000 | Hemat, Starter, Plus, Ultimate |
| Hosting cloud | Rp75.000 – Rp125.000 | CPU dan RAM terjamin |
| Domain | Rp36.300 (.my.id) – Rp299.000 (.co.id) | Gratis tahun pertama di Plus, Ultimate, dan cloud tahunan |
| SSL (HTTPS) | Rp0 | Let’s Encrypt, diperpanjang otomatis |
| Email @domain | Rp0 | Termasuk di paket hosting |
| Biaya setup | Rp0 | Tidak ada |
| Tema dan plugin | Rp0 sampai jutaan | Opsional, WordPress sendiri gratis |
Contoh total biaya tahun pertama
Website profil usaha atau portofolio. Hosting Hemat Rp36.000 ditambah domain .my.id Rp36.300, totalnya Rp72.300/tahun. Kalau dibagi per hari, sekitar Rp200.
Website profil, email bisnis, dan beberapa landing page. Hosting Plus Rp96.000 dengan domain .my.id gratis tahun pertama. Total Rp96.000/tahun.
Toko online WooCommerce. Cloud Professional Rp99.000 ditambah domain .com Rp276.750. Total Rp375.750/tahun. Kalau memakai domain .my.id gratisan, cukup Rp99.000.
Website sekolah dengan PPDB. Hosting Plus Rp96.000 ditambah domain .sch.id. Pendaftaran .sch.id butuh dokumen dari sekolah, jadi hubungi kami untuk prosesnya.
Aplikasi custom (Node.js, atau Laravel dengan queue). VPS Basic Rp67.000/bulan, sekitar Rp804.000/tahun ditambah domain. Ada potongan kalau membayar beberapa bulan di muka.
Kombinasi lain bisa dihitung di halaman harga.
Hitungan untuk 3 tahun
Biaya tahun pertama sering menipu, karena domain gratis dan promo hanya berlaku di awal. Ini perbandingan untuk tiga tahun dengan domain .my.id:
| Pilihan | Hosting 3 tahun | Domain 3 tahun | Total |
|---|---|---|---|
| Hemat (2 website, 5 GB) | Rp108.000 | Rp108.900 | Rp216.900 |
| Plus (unlimited website, 30 GB) | Rp288.000 | Rp72.600 (tahun 1 gratis) | Rp360.600 |
| Lifetime (unlimited website, 30 GB) | Rp149.000 | Rp108.900 | Rp257.900 |
Spesifikasi Lifetime setara Plus dari sisi disk dan jumlah website. Bayarnya sekali, jadi setelah tahun kedua biayanya sudah di bawah total Plus. Kalau kamu yakin websitenya akan berjalan bertahun-tahun, hosting lifetime layak dihitung. Domain tetap diperpanjang tiap tahun, apa pun paket hostingnya.
Biaya yang tidak perlu kamu bayar
- SSL berbayar untuk website biasa. Enkripsi Let’s Encrypt sama kuatnya. SSL berbayar baru relevan kalau kamu butuh validasi organisasi untuk kebutuhan tertentu.
- Biaya setup atau instalasi. WordPress bisa dipasang sendiri lewat Softaculous, atau minta dipasangkan lewat tiket tanpa biaya.
- Biaya migrasi. Gratis untuk paket Plus ke atas dan semua cloud hosting.
- Plugin cache premium. LiteSpeed Cache gratis dan bekerja langsung dengan web server.
Biaya yang sering terlupa
Ini yang biasanya membuat anggaran website membengkak di tahun kedua.
Perpanjangan domain .com. Rp276.750 per tahun, lebih mahal dari kebanyakan paket hosting. Kalau anggaran ketat, .my.id atau .biz.id Rp36.300 bisa jadi pilihan awal.
Lisensi tema dan plugin premium. Banyak yang berlangganan tahunan. Kalau tidak diperpanjang, tema tetap jalan tapi berhenti mendapat update keamanan.
Harga perpanjangan hosting. Ada penyedia yang menagih 3 sampai 4 kali lipat saat perpanjangan. Di HostingWebsite.co.id harga perpanjangan sama dengan harga awal.
Catatan dari tim support: aktifkan perpanjangan otomatis atau minimal catat tanggal jatuh tempo domain di kalender. Domain yang lewat masa aktif mematikan website dan email sekaligus, dan memulihkannya setelah masa tenggang habis bisa lebih mahal dari harga perpanjangan normal.
Bayar bulanan atau tahunan?
Shared dan cloud hosting ditagih tahunan. Itulah yang membuat harganya bisa setara Rp3.000 per bulan. Kalau kamu butuh tagihan bulanan, VPS mulai Rp25.000/bulan tanpa kontrak, tapi ingat bahwa VPS dikelola sendiri. Kalau tidak mau memikirkan perpanjangan hosting sama sekali, ada paket Lifetime Rp149.000 sekali bayar.
Jadi, siapkan anggaran berapa?
Untuk website profil atau blog, Rp72.300 sudah cukup untuk tahun pertama. Kebanyakan usaha kecil nyaman di kisaran Rp96.000 sampai Rp375.000 per tahun, tergantung pilihan domain dan apakah butuh resource terjamin. Yang perlu diwaspadai bukan harga hostingnya, tapi biaya yang tidak terlihat di awal: SSL berbayar, biaya setup, dan harga perpanjangan. Semua angka resmi ada di daftar harga.
